Kasi Kanwil Kemenag Jatim Lakukan Sosialisasi dan Monev KMA di MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul

Bapak Drs. Imam Syafi’I selaku Kasi Kurikulum Kantor Wilayah Agama Propinsi Jawa Timur melakukan sosialisasi dan dilanjut kegiatan monitoring dan evaluasi di Lembaga MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, Kamis (27/02/2020) terkait Kurikulum Madrasah Aliyah tentang KMA. No. 183 Tahun 2019 dan KMA No. 184 Tahun 2019.

Dalam sambutannya Kasi Kurikulum Kemenag Jawa Timur Drs. Imam Syafi’I, M.Pd.I mengatakan Kurikulum yang berlaku pada Madrasah Aliyah sekarang mengalami perubahan seiring dengan kebijakan baru yang diterapkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim salah satunya terkait tentang kompetensi yang diperoleh siswa harus mencakup bidang keterampilan. Menurutnya Kementerian Agama sebagai instansi pemerintah menaruh perhatian besar bagi pendidikan di Madrasah Aliyah. “Kurikulum berkewajiban menyusun program Pendidikan yang berbasis keterampilan, agar nantinya ketika para siswa lulus mempunyai kompetensi bukan hanya kognitif namun juga terkait keterampilan sebagai bekal menghadapi persaingan di dunia kerja,” ujarnya.

Senada, Kepala Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Turmudzi, S.Pd.I, MA dalam sambutannya mengatakan madrasah mendukung kegiatan keterampilan siswa dengan memfasilitasi membangun laboratorium komputer yang memadai demi mengembangkan keterampilan siswa.

Pada paparannya, Kasi Kurikulum Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur menjelaskan tentang dua hal besar, yaitu Kurikulum Madrasah Aliyah No. 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Dan Kurikulum Madrasah Aliyah No. 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah yang diikuti oleh seluruh guru MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang.

Kegiatan sosialisasi yang kemudian dilanjut dengan monitoring dan evaluasi terkait MA Plus Keterampilan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul dengan jurusan Teknik Jaringan dan Komputer serta Jurusan Multimedia yang sudah berjalan kurang lebih 1 tahun pelajaran. Dalam himbauannya, Kasi Kurikulum berharap nantinya kegiatan MA Plus Keterampilan bisa berjalan maksimal dan bisa sebagai bekal keterampilan para siswa setelah lulus nanti.


	

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *